Latar Belakang: Pasien dengan gangguan jiwa harus minum obat secara terus menerus sehingga pasien dapat dicegah dari kekambuhan. Pasien yang tidak patuh terhadap pengobatan akan memiliki resiko kekambuhan lebih tinggi. Salah satu kendala dalam mengobati pasien gangguan jiwa adalah keterlambatan penderita datang ke klinik pengobatan. Keluarga sebagai caregiver memegang peranan penting dalam mendukung kepatuhan pasien terhadap regimen terapi yang diberikan. Dukungan dari keluarga sangat diperlukan bagi pasien dengan gangguan jiwa dalam memberikan motivasi untuk minum obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman. Metode Penelitian: Rancangan penelitian yaitu deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini ada1ah 35 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total sampel. Hasii: Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square nilai P value= 0,000 atau
Scientific articles in the Nursing field including: Medical Surgical Nursing, Emergency Nursing, Pediatric Nursing, Community Nursing, Geriatric Nursing, Mental Nursing, Disaster Management, Perioperatif Nursing, Ethic of Nursing, Family Nursing, Communication in Nursing, Complementary Therapy in ...