Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relasi antara viralnya fenomena lato-lato dalam sudut pandang sosiologi dengan menggunakan teori perubahan sosial yaitu teori siklus. Teori siklus memaknai peradaban masyarakat bergerak dengan cara maju atau mundur dan bahkan melingkar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa viralnya fenomena lato-lato disebabkan oleh jenuhnya masyarakat dalam hal ini lebih spesifik ialah gen Z terhadap permainan yang menggunakan teknologi, Sorokin sebagai salah satu pencetus teori siklus mengatakan peradaban masyarakat tidak terlepas dari sejarah sosiokultural, masyarakat saat ini mulai jenuh dan khawatir terhadap dampak negatif permainan canggih terutama yang menggunakan gadget. Lato-lato juga dapat memperat hubungan sosial serta mampu meningkatkan interaksi sosial.
Copyrights © 2023