quarter life crisis atau krisis emosional di usia seperempat kehidupan meliputi ketakutan untuk menghadapi kehidupan masa depan baik itu karir, pendidikan, maupun relasi. Hal ini akan berdampak pada kehidupannya dimulai dari karakteristik emosi seperti panik, khawatir, frustasi, kesepian, tidak tahu arah, kecenderungan yang mengarah ke depresi, kehidupannya yang tidak maju serta tidak menyukai kehidupannya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi quarter life crisis pada masa dewasa awal. Metode yang digunakan yaitu melakukan psikoedukasi dengan memberikan ceramah dan sharing session mengenai “quarter life crisis. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretestt dan posttest. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan pemahaman terkait Quarter life crisis setelah pemberian psikoedukasi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap kesehatan psikologis pada masa dewasa awal khususnya trkait krisis emosional.
Copyrights © 2023