Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pelestarian Budaya masakan gantala jarang dalam pesta pernikahan pada masyarakat di Kabupaten Jeneponto. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Peneliti hanya menyampaikan data dengan cara menguraikan berupa kalimat. Sedangkan jenis penelitian yang dipakai oleh peneliti pada tulisan ini adalah jenis deskriptif, kemudian mendiskripsikan fenomena, gejala, kejadian dan peristiwa yang terjadi pada kelompok masyarakat tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan Jeneponto sudah menjadi tradisi adat yang menggabungkan keistimewaan Jeneponto. Gantala jarang merupakan sajian daging kuda yang tidak mengandung bumbu, hanya menggunakan garam secukupnya saja. Pesta perayaan pernikahan akan terasa lengkap jika beberapa masakan ikut di sajikan. Karena para tamu datang ke pesta ketika kuda-kuda disembelih, dijadikan sajian untuk dihidangkan kepada para tamu undangan. Hidangan masakan gantala jarang yang langka ini telah mewarnai perayaan-perayaan lain. Selain pesta pernikahan , pesta khitanan dan aqiqah, menyambut Idul Fitri dan Idul Adha pun menjadi momen yang tepat ketika gantala jarang ikut disajikan. Selain hidangan masakan Gantala Jarang , tradisi barazanji juga ikut memeriahkan perayaan pesta-pesta seperti pernikahan, khitanan, aqiqah dan acara lainnya. Kuliner Gantala Jarang menjadi makanan khas masyarakat Jeneponto. Gantala Jarang ini yang membuat bangga masyarakat Jeneponto, karena dari 24 kabupaten kota, hanya Jeneponto yang makan daging kuda, meskipun ada kabupaten lain juga makan daging kuda tetapi bukan menjadi suatu keharusan. Gantala, ada juga penangkaran kuda. Gantala Jarang menjadi konsumsi utama masyarakat Jeneponto karena masyarakat Jeneponto percaya bahwa daging kuda mencegah penyakit Infeksi ( tetanus ). Selain itu lemak dari daging kuda juga berfungsi mengobati penyakit asma, luka bakar dll. Lemak kuda dikemas dalam bentuk minyak yang disebut minyak kuda. Serta organ tubuh kuda lainnya baik untuk kesehatan.
Copyrights © 2023