Boiler merupakan perangkat untuk menghasilkan uap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja pada proses pengoperasian boiler di PT. Kilang Pertamina Indonesia (KPI) RU VI Balongan. Penelitian ini termasuk penelitian observasional. Penelitian menghasilkan informasi yaitu boiler pada PT KPI RU VI Balongan berjumlah 19 unit dengan rincian 4 unit pada utilities I, 6 unit pada utilities II/IIA, 4 unit pada utilities RFCC, dan 5 unit Waste Heat Boiler. Hasil setelah melakukan identifikasi bahaya didapatkan 15 potensi bahaya pada 8 aktivitas pengoperasian boiler di PT KPI RU VI Balongan. Temuan bahaya di pengoperasian boiler adalah suhu ekstrim, terdapat step firing yang terlewat, tekanan tinggi, kebisingan, pipa uap air panas, aris listrik, terjepit, percikan api, terkena Trisodium phosphate atau disodium hydrogen phosphate, terkena Morpholine. Terkena Hydrazine, terkena caustic soda (NaOH), bocoran uap air, terbentur, dan terjatuh dari ketinggian. Dari 15 potensi bahaya terdapat 23 risiko dengan 4 risiko tinggi, 4 risiko moderat ke tinggi, 13 risiko moderat, dan 2 risiko rendah ke moderat. Setelah dilakukan pengendalian risiko risiko untuk pengoperasian boiler menjadi 3 risiko moderat ke tinggi, 6 risiko moderat, 12 risiko rendah ke moderat dan 2 risiko rendah.
Copyrights © 2023