Sebagai salah satu restoran yang terdampak pandemi Covid19, Khayangan Kuliner mengalami penurunan penjualan serta perubahan pada pola penjualannya. Permasalahan utama pada penelitian ini yaitu Khayangan Kuliner belum memiliki sistem berbasis Teknologi Informasi (TI) untuk memudahkan proses analisis data dan menyederhanakan laporan bisnis mereka. Untuk itu, penelitian ini bertujuan membantu Khayangan Kuliner di dalam menyediakan sistem Data Warehouse untuk memudahkan mereka menganalisa data, mengetahui pola penjualan di masa pendemi, menentukan strategi penjualan, serta pengambilan keputusan. Langkah-langkah yang dilakukan di dalam penelitian meliputi pengumpulan data, pembuatan data multi dimensi, desain Data Warehouse, implementasi, pengujian, analisa, kesimpulan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode On-Line Analytical Processing (OLAP) dan metode Extraction, Tranformation, Loading (ETL). Implementasi Data Warehouse menggunakan Talend Data Integration dan Tableau, untuk mendukung integrasi data pada semua jenis file, serta menghasilkan analisa dan laporan. Data dari sumber data diubah menjadi data multi dimensi untuk memudahkan proses analisa data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa di masa pandemi (September 2021), menu makanan yang paling banyak terjual adalah gule dengan pembelian langsung di tempat. Report yang ditampilkan oleh sistem, membantu restoran Khayangan Kuliner di dalam melakukan analisa pola penjualan serta meningkatkan strategi penjualan dan pengambilan keputusan.
Copyrights © 2023