Rheumatoid Arthritis yang menyebabkan benjolan pada sendi atau juga bisa menyebabkan peradangan sendi. Dalam penanganan rheumatoid arthritis dapat dilakukan dengan pengobatan non-farmakologi seperti senam rematik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh senam rematik terhadap penurunan skala nyeri Rheumatoid Arthritis Penelitian ini merupakan penelitian Pre eksperimental dengan pendekatan one grup pretest-postest design, dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan jumlah sampel 29 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 Mei – 16 Juni tahun 2022. Rerata Skala nyeri pada sebelum dilakukan senam rematik adalah 4 sedangkan rerata skala nyeri setalah dilakukan senam rematik adalah 2. Leboh lanjut hasil uji Wilcoxon di dapatkan p-value = 0,001 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai rerata skala nyeri Rheumatoid Arthritis sebelum dan sesudah dilakukan senam rematik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi senam rematik terhadap penurunan nyeri Rheumatoid Arthtritis. Gerakan senam yang sederhana dapat dilakukan oleh lansia secara tertatur satu kali setiap minggunya selama satu bulan dalam dapat menurunakan skala nyeri Rheumatoid Arthritisyang dialami. Diharapkan dapat menjadi sumber referensi khususnya pada senam rematik sebagai pengobatan non-farmakologi yang gunanya untuk penurunan nyeri sendi pada Rheumatoid Arthritis terhadap lansia penderita rematik.
Copyrights © 2023