Pada periode trimester ketiga timbul sindroma persalinan (childbirth syndrome), sindrom persalinan ini menimbulkan rasa cemas seperti apakah proses persalinan akan berjalan dengan selamat baik bagi janin maupun bagi dirinya. Kondisi ini dapat menimbulkan perasaan takut melahirkan, cemas, sedih, stress dan depresi yang menambah beban bagi perempuan hamil.Kecemasan yang terjadi secara terus menerus pada ibu hamil berdampak pada bayi maupun ibu hamil seperti solusio plasenta, berat badan lahir rendah, dan prematuritas. Mengetahui mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuripan Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Pre Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 52 ibu primigravida trimester III dengan tekhnik pengambilan sampel dengan total sampling. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale).Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Rata-rata tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III sebelum dilakukan intervensi pendidikan keshetan adalah 18,98, sedangkan rata-rata tingkat kecemasan sesudah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan adalah 14,50. Berdasarkan hasil analisis uji statistik menggunakan Uji Paired Sampel T Test didapatkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III (p-value = 0,000). Terdapat pengaruh pada pemberian pendidikan kesehatan dengan tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III. Hasil penelitian ini menyarankan agar dilakukan penelitian terkait intervensi lain yang dimungkinkan bisa berpengaruh terhadap penurunan kecemasan ibu hamil primigravida trimester III.
Copyrights © 2021