Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik petani kakao yang meliputi umur, pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman berusahatani dan luas lahan di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey. Lokasi penelitian ditentukan dengan cara sengaja (purposive) yaitu Kabupaten Pidie Jaya. Lokasi penelitian meliputi 7 (tujuh) kecamatan, yaitu Bandar Baru, Bandar Dua, Trienggadeng, Meureudu, Meurah Dua, Ulim, dan Panteraja,. Pemilihan lokasi ini dilakukan atas dasar bahwa masing-masing kecamatan tersebut merupakan daerah penghasil komoditi kakao. Populasi pada penelitian ini adalah semua petani kakao yang ada di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode simple random sampling yakni pengambilan secara acak sederhana. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 responden yang berasal dari lokasi keseluruhan kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur petani Kakao mayoritas pada usia kerja yang produktif dengan rata-rata umur 40 tahun, yaitu pada sebaran umur 26-56 tahun. Pendidikan rata-rata 8 tahun yang berarti petani Kakao hanya mempunyai tingkat pendidikan formal Sekolah lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Jumlah rata-rata tanggungan keluarga berjumlah 4 jiwa. Pengalaman petani dalam berusahatani kakao tergolong rendah, yaitu 8 tahun berada pada sebaran 0-10 tahun. Luas lahan petani kakoa berada pada kategori sedang (1-3 hektar) dengan rerata 1 hektar.
Copyrights © 2023