Salah satu pencatatan di rumah sakit adalah rekam medis, hal penting dalam berkas rekam medis adalah ketersediaannya saat dibutuhkan dan kelengkapan pengisiannya. Di dalam rekam medis terdapat informasi medis yang digunakan sebagai informasi untuk menetapkan kode penyakit. Rumah sakit Santa Clara Madiun masih terdapat informasi medis yang tidak lengkap dan pemberian kode penyakit yang tidak tepat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kelengkapan informasi medis dengan ketepatan pemberian kode diagnosis fraktur radius. Jenis rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh berkas rekam medis diagnosis fraktur radius pada tahun 2020, 2021, 2022. Sampel yang digunakan sebanyak 64 berkas rekam medis diagnosis fraktur radius. Teknik pengambilan data dilakukan secara total sampling. Istrumen menggunakan pedoman obsrvasi dan wawancara tidak terstruktur. Cara pengumpulan data dengan observasi dan wawancara tidak terstruktur. Teknik pengolahan menggunakan serangkaian proses editing, coding, entring, processing, dan cleaning. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara variabel kelengkapan informasi medis dengan ketepatan pemberian kode diagnosis raktur radius (p: 0,453). Simpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan kelengkapan informasi medis dengan ketepatan pemberian kode diagnosis fraktur radius.
Copyrights © 2023