Fokus pembahasan dalam tulisan ini akan mengkaji kepemimpinan secara teoritis dan studi kasus yang dipandang sebagai elemen penting dalam membawa pemangku kepentingan untuk mengarahkan mereka melakukan proses kolaboratif atau yang kami sebut Facilitative Leadership. Namun konsep kepemimpinan ini bukanlah konsep kepemimpinan tradisional yang selama ini dikenal. Kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla memuat agenda Reforma Agraria yang dimulai dari daerah dan desa. Dalam Agenda Sembilan Prioritas atau yang dikenal dengan Nawacita disebutkan bahwa reforma agraria dalam bentuk penjaminan langsung menjamin kepastian hukum hak milik atas tanah, penyelesaian sengketa tanah dan menentang kriminalisasi pengembalian hak atas tanah masyarakat. Menarik untuk dikaji bagaimana korelasi Program Reforma Agraria Nasional oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo jika dikaitkan dengan konsep kepemimpinan fasilitatif.
Copyrights © 2023