Penelitian ini mengkaji penggunaan konjungsi koordinatif dan subordinatif pada pemelajar BIPA yang belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga dalam kegiatan menulis. Tujuannya adalah menjelaskan penggunaan konjungsi tersebut oleh pemelajar BIPA. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah setiap kalimat yang menggunakan konjungsi dalam karangan bertema pengalaman. Sumber data penelitian ini adalah tiga pemelajar yang berbeda negara. Pada penelitian ini, data dikumpulkan dengan teknik baca untuk menganalisis tulisan dari berbagai genre, memilah kalimat dengan konjungsi tertentu dari tiga subjek penelitian (pemelajar BIPA), dan mendokumentasikan kalimat yang salah menggunakan konjungsi. Teknik penganalisisan data menggunakan teknik analisis konten/isi. Hasil temuan penelitian ini meliputi 1) frekuensi penggunaan konjungsi koordinatif, difungsikan untuk menyatakan penambahan, perlawanan, urutan, kesamaan; 2) frekuensi penggunaan konjungsi subordinatif yang menyatakan syarat, perumpamaan, sebab, atribut, tujuan, waktu. Dua temuan ini tidak lepas adanya kesalahan penggunaan konjungsi yang disebabkan oleh adanya kendala yang dihadapi pemelajar BIPA. Kendala yang dialami pemelajar kurang memahami materi sintaksis. Pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif, peninjauan kembali kurikulum untuk menyesuaikan jumlah materi, penekanan yang lebih besar pada pengembangan kosakata, dan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman sintaksis bahasa Indonesia.
Copyrights © 2023