Latar Belakang: Penggunaan masker kain pada masyarakat merupakan salah satu cara untuk mengurangi terjadinya penambahan produksi limbah masker sekali pakai. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektivitas filtrasi, oksigenasi dan kenyamanan penggunaan masker kain di masa pandemi COVID-19. Tujuan: Mengetahui efektivitas filtrasi, oksigenasi dan kenyamanan penggunaan masker kain dalam upaya pencegahan penularan COVID"“19. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan literature review dengan teknik analisa menggunakan SPIDER dan artikel diperoleh dari database Google Scholar, Neliti, Pubmed ProQuest dan Science direct. Esktraksi data dilakukan berdasarkan nama peneliti, tahun, negara, tujuan, sampel, desain penelitian dan hasil temuan penelitian. Hasil: Masker kain minimal harus terdiri atas 3 lapis yang terdiri dari lapisan hidrofilik, polipropilen dan hidrofobik. Masker kain jika dipakai saat beraktivitas berat akan menimbulkan dyspnea. Kesimpulan: pada lapisan hidrofobik seperti poliester, tidak disarankan menggunakan polyester murni 100% karena dapat membuat sulit bernafas serta dapat mengiritasi orang dengan kulit sensitif dan oleh karena itu dapat menggunakan kain polister campuran dengan kain lain misalnya katun dan ketika sedang beraktivitas berat atau berolahraga berat tidak disarankan untuk memakai masker kain karena dapat mengakibatkan dyspnea.
Copyrights © 2023