AbstractIndonesia's mining industry, encompassing coal, nickel, gold, and other resources, is crucial to its economy. However, this research aims to investigate the multifaceted economic impact of mining activities on coastal communities. Findings reveal both positive and negative consequences. Positively, mining generates employment, increases local income, stimulates business, and enhances purchasing power. Conversely, it triggers environmental degradation, including murky waters, coral reef damage, and mangrove ecosystem disruption, as well as harm to public infrastructure, causing floods and clean water scarcity. From an Islamic economic standpoint, these mining practices in the coastal area of Bungku are inconsistent with Quranic and Hadith teachings and violate ethical principles governing resource management.AbstrakIndonesia adalah salah satu negara yang memiliki industri pertambangan seperti batu bara, nikel, emas, perak, tima, dan minyak bumi lainnya. Pertambangan di Indonesia tersebar diberbagai wilayah baik darat mapun laut. Sehingga industri pertambangan Indonesia mampu berkontribusi terhadap pertumuhan ekonomi, serta mampu memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak ekonomi pertambangan terhadap masayarakat pesisir baik dampak positif maupun dampak negatif. Adapun metode yang dugunakan dalah pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertambangan memberikan dampak ekonomi positif dan negatif. Damapak positif pertambangan yang ada di bungku pesisir adalah terbukanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masayarakat, terjadi peningkatan penjualan terhadap pelaku usaha, daya beli masyarakat yang semakin tinggi. Dampak negatif dari pertambangan tersebut adalah terjadinya kerusakan alam, mangakibatkan air laut keruh, merusak terumbu karang, dan merusak ekosistem hutan bakau, rusaknya jalan umum, mengakibatkan banjir dan kekurangan air bersih. Dalam prespektif ekonomi islam melihat bahwa eksplorasi tambang yang ada di bungku pesisir tidak sesuai dengan pesan al-qur’an dan hadis nabi serta melanggar nilai-nilai etika dalam pengelolaan sumber daya alam.
Copyrights © 2023