Jurnal PERKUSI: Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia
Vol 2, No 2 (2022): PERKUSI

Strategi Digital Branding Dalam Meningkatkan Jumlah Santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin

Irfan Maulana (Universitas Pamulang)
Jasip Soleh (Universitas Pamulang)
Antin Setiyawati (Universitas Pamulang)
Udin Ahidin (Universitas Pamulang)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2022

Abstract

Pengguna media sosial dan berbagai platform digital semakin berkembang dari tahun ke tahun. Hal ini mempermudah para pelaku usaha dalam mempromosikan usahanya secara digital, tidak terkecuali bagi para pelaku usaha yang bergerak di bidang jasa pendidikan. Fenomena ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian terkait penggunaan digital branding pada lembaga pendidikan. Dalam penelitian ini, objek utama penelitianya adalah Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin yang terletak di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam prosesnya, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga hasil penelitian disampaikan secara deskriptif melalui teks naratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu bagaimana penerapan Digital Branding di lingkungan Pondok Pesantren serta sebesar apa pengaruhnya dalam membangun Image dan peningkatan jumlah santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin telah sejak lama menggunakan Digital Branding sebagai startegi dalam membangun image dan meningkatkan jumlah santrinya. Sementara hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa Digital Branding sangat efektif diterpakan dalam usaha membangun image serta meningkatkan jumlah santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JIPER

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal PERKUSI adalah jurnal yang fokusnya dan lingkupnya mempublikasikan artikel ilmiah tentang Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia yang merupakan hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas) dari berbagai kalangan akademisi ...