Jurnal PERKUSI: Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia
Vol 2, No 4 (2022): PERKUSI

Analisis Bauran Pemasaran Dalam Membeli Produk Kecantikan pada Mustika Beauty Clinic Bogor




Article Info

Publish Date
31 Oct 2022

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh produk, harga,  promosi, dan lokasi terhadap keputusan pembelian produk kecantikan di Mustika Beauty Clinic Bogor. Jenis  penelitian  ini  adalah  deskriptif  dengan  menggunakan  pendekatan  kuantitatif.  Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah pelanggan/member klinik kecantikan Mustika Beauty Clinic Bogor yang berjumlah 147 pelanggan dan sampel sebanyak 100 responden, dengan menggunakan purposive sampling. Dari data analisis regresi linier berganda yang mempunyai nilai koefisien determinasi (Adjusted R  Square) sebesar  0,406  yang  artinya  bauran  pemasaran  berpengaruh  terhadap  keputusan  pembelian sebesar  40,6%,  sedangkan  sisanya  60,4%  dipengaruhi  oleh  variabel  lain.  Selanjutnya  dilakukan  pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F dan uji t dimana F hitung sebesar 39,798 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi α=0,05. Maka hipotesis diterima, terbukti bahwa ada pengaruh yang signifikan  antara  variabel  bauran  pemasaran  jasa  yang  terdiri  dari  produk  (X1),  harga  (X2),  promosi  (X3), lokasi  (X4),  terhadap  keputusan  pembelian (Y).  Sementara  berdasarkan  uji  t, variabel  yang  paling  dominan  berpengaruh  terhadap  keputusan  pembelian  adalah  harga  dengan  nilai koefisien regresi paling besar sebesar 0,216 dibandingkan variabel bebas yang lainnya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JIPER

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal PERKUSI adalah jurnal yang fokusnya dan lingkupnya mempublikasikan artikel ilmiah tentang Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia yang merupakan hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas) dari berbagai kalangan akademisi ...