Jurnal Vokasi Kesehatan
Vol 5, No 1 (2019): JANUARI 2019

Pencarian Pengobatan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung

Abrori Abrori (Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Pontianak)
Mahwar Qurbaniah (Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Pontianak, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2019

Abstract

Abstract: Treatment Seeking Sexually Transmitted Infections (STI’s) On In Indirect Female Sex Workers. Women Indirect Sexual Workers (WPSTL) are women who operate covertly as commercial sex sellers indirectly peddling sex. They belong to the high risk group in cases of sexually transmitted infections (STIs), the Human Immunodeficiency Virus (HIV) and Acquired Immune Defciency Syndrome (HIV & AIDS). The purpose of this study was to find out the explanation, causes and search for STI treatment in women of indirect sex peddlers in the city of Pontianak. The method of this research is analytic observational, cross sectional research design sampling with medical records. A sample of 101 were measured for identification, search, treatment for STIs with questionnaire, to diagnose STIs by taking a vaginal secrete by laboratory testing. Data were analyzed by Univariate and Bivariate analysis using non-parametric statistics using the Chi-Square test. The results showed that the relationship between the number of customers and the diagnosis of STIs in peddlers indirect sex p-Value 0.241, condom use with customer p-value 0.346. Reasons for treatment p-Value 0,000. long time being a sex worker p-Value 0.091. vaginal douching p value 0.245. Use of antibiotic p-value 0.004. Suggestions for outreach officers further enhance the promotion of condom use and policy makers that the use of antibiotics for single doses is better reviewed considering that STIs are still high, and potential antibiotic drug resistance.Abstrak: Pencarian Pengobatan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung. Wanita Pekerja Seksual Tidak Langsung (WPSTL) yaitu wanita yang beroperasi secara terselubung sebagai penjaja seks komersial secara tidak langsung menjajakan seks. Mereka termasuk kelompok risiko tinggi dalam kasus Infeksi Menular Seksual (IMS),Human immunodefciency Virus (HIV) dan Acquired lmmuno Defciency Syndrom (HIV&AIDS). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Idenfkasi, Penyebab dan Pencarian Pengobatan IMS Pada Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung di Kota Pontianak. Metode penelitian ini adalah Observasional analitik,rancangan penelitian Cross Sectional pengambilan sampel dengan catatan medik. Sampel sejumlah 101 yang diukur tingkat identifkasi, pencarian, pengobatan mengenai IMSdengan kuesioner, untuk mendiagnosis IMS dengan pengambilan secrit vagina dengan diuji laboratorium. Data dianalisis secara Univariat dan Bivariat dengan analisa yang digunakan statistik non parametrik dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara jumlah pelanggan dengan diagnosa IMS pada wanita penjaja seks tidak langsung p-Value 0,241, penggunaan kondom dengan pelanggan p-value 0,346. Alasan berobat p-Value 0,000. lama menjadi pekerja seks p-Value 0,091. douching vagina p value 0,245. Penggunaan antibiotic p-value 0,004. Saran untuk petugas outreach lebih meningkatkan promosi penggunaan kondom dan pengambil kebijakan bahwa penggunaan antibiotic untuk dosis tunggal lebih baik ditinjau kembali mengingat IMS masih tinggi, dan potesial resistensi obat antibiotik.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JVK

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Vokasi Kesehatan is an open access, peer reviewed journal presenting timely research on all aspects of vocational health that has not been published by other media. A broad outline of the journal scope includes environmental health, dental health, nursing, midwifery, medical laboratory, and ...