Abstralk : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan perilaku bullying pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja. Sampel penelitian ini berjumlah 60 remaja yang diambil dengan teknik Incidental Sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode skala yaitu skala perilaku bullying dan skala body image. Analisis data menggunakan program SPSS (Statistiscal Package For Social Sciences), menu program Corralate Bivariaet : Analisis Product Moment dari Karl Pearson. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi rxy = 0,369 Sig. dan p sebesar 0,004 (p<0,01) artinya ada korelasi positif yang sangat signifikan antara body image dengan perilaku bullying. Arah positif artinya semakin tinggi body image maka semakin tinggi tingkat perilaku bullying, berarti hipotesis diterima.
Copyrights © 2021