Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk melihat dampak bunga yang dibebankan dalam aktivitas pinjam meminjam terhadap tingkat perekonomian masyarakat. Dimana sekarang banyak sekali praktik pinjam meminjam dalam hal modal pertanian. Para petani terkadang meminjam uang kepada pemborong untuk dibuat menjadi modal dalam pengolahan usaha pertaniannya, ketika nanti petani sudah masuk masa panen maka petani tersebut tidak boleh menjual hasil panennya kepada pemborong lain karena ini sudah menjadi kesepakatan antara pemborong dan petani sebelumnya. Adapun beberapa dampak yang kerap kita rasakan antara lain: (1) Riba dapat menyebabkan permusuhan antara saudara serta dapat menghilangkan semangat saling membantu/tolong menolong antara sesama manusia; (2) menjadikan pelakunya mempunyai sifat malas serta tidak produktif. Aktivitas membungakan uang, akan memberikan penghasilan yang besar kepada pelakunya dari waktu kewaktu, bahkan keuntungan yang diperoleh dari membungakan uang tersebut terbilang sangat besar sehingga banyak orang memilih pekerjaan tersebut karena resiko kerugian yang sedikit bahkan cenderung tidak ada; (3) riba bisa dikatakan sebagai sebuah bentuk perampasan (kolonialisme) atau bentuk menjajah sesamanya sendir; (4) menjadikan kreditur mempunyai wewenang yang mendorong nya untuk melakukan hal apapun kepada si peminjam apabila si peminjam tidak melakukan pembayaran sesuai dengan apa yang sudah disepakati
Copyrights © 2023