Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Asset (ROA), Beta Saham, dan Cash Conversion Cycle (CCC) terhadap Return Saham pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022 berjumlah 20 perusahaan. Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 5 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan software Eviews 10. Teknik model regresi data panel dilakukan dengan pendekatan Common Effects Model, Fixed Effects Model, dan Random Effect Model. Uji spesifikasi model memperoleh hasil bahwa model yang dianggap paling tepat adalah dengan pendekatan Common Effect Model. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA) tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap return saham. Beta saham tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap return saham. Cash Conversion Cycle (CCC) juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap return saham. Kata kunci: Return On Asset (ROA), Beta Saham, Cash Conversion Cycle (CCC), Return Saham.
Copyrights © 2023