Bhinneka Tunggal Ika adalah salah satu pilar penyangga Republik Indonesia. Penelitian ini berupaya untuk melihat apakah masih terdapat upaya-upaya yang dilakukan oleh pemimpin politik dalam upayanya mempertahankan dan mengoperasionalisasikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lokus studi adalah perilaku politik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bukan dengan tujuan bahwa yang bersangkutan adalah representasi dari Bhinneka Tunggal Ika melainkan lebih kepada penghadiran aneka indikator bahwa memang konsep Bhinneka Tunggal Ika masih hidup atau dipertahankan untuk terus hidup di wilayah banyak penduduk seperti Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah content-analysis dengan pencarian data yang dianggap kredibel dari internet untuk kemudian ditriangulasi agar mampu menjelaskan permasalahan penelitian. Peneliti menyimpulkan adanya empat hal. Pertama, Bhinneka Tunggal Ika bukan semboyan mati melainkan semboyan hidup. Kedua, Jawa Tengah dapat disebut sebagai kota yang mampu mengayomi kepentingan penduduknya. Ketiga, toleransi beragama bukan sekadar merupakan agenda aksi melainkan implementatif sifatnya bagi setiap kepala daerah. Keempat, perlu adanya upaya serius guna menyusun platform masa depan Indonesia yang menjadikan toleransi proporsional sebagai jatidiri yang harus lestari. Kata Kunci: Bhinneka Tunggal Ika, Toleransi, Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Keragaman
Copyrights © 2023