Keberadaan teknologi sebagai media komunikasi menjadi salah satu bagian dalam perkembangan produksi komoditas di sector pertanian. Produksi sayur kubis di Jawa Tengah merupakan produksi yang terbesar setelah kentang sehingga dapat menjadi salah satu komoditas yang menjanjikan dan potensial untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan. Kecamatan Getasan merupakan salah satu sentra produksi sayur kubis terbesar di Jawa Tengah tepatnya di Desa Nogosaren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan media komunikasi dalam mempengaruhi produksi sayur kubis di Desa Nogosaren Kecamatan Getasan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dan pengambilan data dilakukan melalui wawancara dengan panduan kuesioner menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling yaitu petani di Desa Nogosaren sebagai petani yang membudidayakan sayur kubis. Jumlah sampel yang diambil adalah 40 orang petani. Variabel dalam penelitian ini adalah smartphone, radio, televisi dan koran. Data dianalisisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media komunikasi yaitu smartphone, radio, koran dan televisi tidak memiliki hubungan dengan produksi sayur kubis di Desa Nogosaren.
Copyrights © 2023