Safila Tailor merupakan sebuah toko jahit dari Jepara, salah satu keunikan utama Safila Tailor dibandingkan dengan lainnya adalah pendekatannya yang berfokus pada keberlanjutan dan etika dalam produksi pakaian. Safila Tailor sangat peduli terhadap dampak lingkungan dari industri fashion. Oleh karena itu, melalui pengembangan identitas visual merek yang konsisten dan menarik, Safila Tailor akan dapat membedakan diri dari pesaing dan menarik perhatian pelanggan potensial. Hasil dari perancangan ini menciptakan media utama berupa logo, media pendukung berupa media pendukung (supergrafis, stamps dan claims, maskot), dan media promosi (TikTok, Facebook, Instagram, kartu nama, katalog brand, nota, lanyard, id card, hang tag, stempel, neon box, banner horizontal, x-banner, paper bag, box packaging, celemek, kaos, gantungan kunci, pin, stiker, dan tote bag) yang kreatif, efektif, dan inovatif serta prospektif untuk perusahaan maupun segmentasi sesuai dengan data yang telah didapat. Proses perancangan branding menggunakan metode design thingking, meliputi 5 tahap yaitu: empathize, define, ideate, prototype, dan test dari Eli Woolery. Perancangan ini menggunakan kajian estetika oleh A. A. M. Djelantik, dengan 3 unsur estetika yaitu: wujud/rupa (appereance), bobot/isi (content/substance) dan penampilan/penyajian (presentation).
Copyrights © 2023