Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tambang (pertambangan dan perkalian kelas C) dan strategi pengembangan usaha tambang di Kabupaten Bengkulu Tengah. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dan data primer. Sensus dilakukan pada semua pemilik tambang di Bengkulu Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah Benefit-Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tambang batu bara termasuk dalam jenis usaha yang layak untuk dijalankan berdasarkan perhitungan BCR, NPV dan IRR. Strategi pengembangan usaha tambang dapat dilakukan melalui pendekatan dan kerjasama (MOU) dengan kepala desa sekitar, terlibat dalam lelang untuk proyek-proyek pemerintah, dan melakukan promosi kepada calon pemegang proyek dan individu.
Copyrights © 2023