Kabupaten Banyuasin merupakan kabupaten yang memiliki luas lahan sawah terbesar di Sumatera Selatan, namun terdapat beberapa masalah dalam pemasaran beras yaitu rendahnya harga yang diterima oleh perani, fluktuasi harga dan kurangnya informasi pasar. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis efisiensi pemasaran beras di Kabupaten Banyuasin. Penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Snowball Sampling. Data analisis efisiensi pemasaran beras dilakukan dengan pendekatan Structure, conduct, dan Performance (SCP). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 5 saluran pemasaran beras di Kabupaten Banyuasin. Struktur pasar yang terbentuk merupakan struktur pasar oligopoli. Kinerja pasar yaitu dengan menghitung marjin, farmer’s share, dan rasio keuntungan dan biaya pemasaran dimana masing-masing saluran memiliki nilai yang berbeda. Saluran pemasaran yang paling efisien yaitu saluran pemasaran 2 dimana memiliki marjin pemasaran yang rendah, nilai farmer’s share cukup tinggi, dan memiliki nilai rasio keuntungan dan biaya tertinggi. Petani diharapkan padi mampu memanfaatkan kelompok-kelompok petani dalam memasarkan produknya, hal ini dapat membantu petani dalam memasarkan produknya agar lebih efisien. Dalam pemasaran beras, petani juga disarankan untuk mengolah dahulu produknya menjadi beras agar keuntungan yang diterima oleh petani dapat meningkat.
Copyrights © 2023