Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman human relations petugas dalam membina anak binaan. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi Alfred Schutz. Paradigma penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari 5 orang informan yang bertugas pada bagian pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petugasnya berpengalaman, kompeten, melakukan komunikasi dan pendekatan kepada anak binaan guna membangun hubungan agar lebih dekat dengan anak. Hubungan yang terjalin antara petugas dan anak binaan bisa dibilang sangat dekat. Anak binaan diperlakukan dengan baik. Tidak ada perbedaan dalam membina anak yang satu dengan anak lainnya. Hal ini lah yang membuat anak binaan cepat membuka diri dengan petugas dan bersedia menerima pembinaan yang diberikan. Pembinaan oleh pihak LPKA Kupang ini dilakukan karena (because motive) merupakan tugas dan kewajiban petugas untuk mengubah perilaku, moral, akhlak, serta kepribadian anak binaan menjadi lebih baik. Kemudian alas an inorder to motive, hasil penelitian menemukan bahwa untuk menjadi bekal masa depan anak setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2023