Latar Belakang: Berdasarkan data dari Puskesmas Ngaglik II, jumlah kasus penyakit Diabetes Mellitus tahun 2020 berada pada urutan ke 4 dengan jumlah 59,378 kasus, berdasarkan Klub Prolanis:yang diselenggarakan oleh UPK mengenai penyakit DM Tipe 2 sebagai amanat BPJS Kesehatan bagi Klinik Pratama UPK Kemenkes terdapat data 10 penyakit terbanyak di UPK ternyata hipertensi dan diabetes mellitus memiliki peringkat 1 dan 2 dengan tingkat kepatuhan kontrol masih di bawah 50% tahun 2022. Tujuan : Mengetahui Hubungan Perilaku Perawatan Mandiri dengan Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian Deskriptif, menggunakan rancangan Cross- Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Pada penelitian ini menggunakan Instrumen berupa Kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis Spearman Rho. Hasil : Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh perilaku perawatan mandiri dalam kategori cukup sebesar 57,4%, sedangkan yang mengalami komplikasi dalam kategori ringan 89,4%. Tidak ada hubungan perilaku perawatan mandiri dengan komplikasi Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II Sleman Yogyakarta dengan nilai signifikan 0,466. Saran: dilakukan penelitian lebih lanjut tidak hanya DM tipe 2, tetapi juga DM tipe 1 Kata kunci : Diabetes Melitus, Perilaku, Perawatan mandiri, Komplikasi
Copyrights © 2023