Studi ini dilakukan untuk mengetahui penerapan kontrol kualitas dengan menggunakan alat statistik untuk mengontrol tingkat cacat dalam produksi kemasan botol plastik. Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dengan alat-alat seperti lembar periksa, histogram, peta kendali p, diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Berdasarkan data produksi yang diperoleh selama 15 hari terdapat persentase rata-rata cacat 8,07% sedangkan batas toleransi yang ditetapkan oleh perusahaan adalah 3% per produksi. Hasil analisis menggunakan peta kendali p menunjukkan bahwa proses produksi dalam keadaan tidak terkendali. Diagram Pareto menunjukkan bahwa 80% cacat yang paling dominan disebabkan oleh cacat penyok dan leher retak. Penyebab cacat produk dipengaruhi oleh faktor: manusia, metode, mesin dan lingkungan. Oleh karena itu untuk mengurangi tingkat cacat produk, penulis memberikan usulan berupa tindakan perbaikan.
Copyrights © 2021