Iron stain merupakan defek yang banyak ditemukan pada kulit samak nabati. Defek iron stain banyak ditemukan pada kulit samak nabati karena kandungan tannin terutama senyawa polifenol yang sangat reaktif dengan besi dan membentuk ikatan kompleks, ditandai dengan warna hijau kebiruan. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan asam oksalat sebagai washing agent terhadap penurunan jumlah defek iron stain pada kulit samak nabati di CV Yogya Karya Andini.. Digunakan 10 side kulit sapi samak nabati berukuran 15 square feet dengan tebal 1,5 mm. Dilakukan pencucian menggunakan washing agent berupa asam oksalat sebanyak 1% dari berat kulit. Pencucian dilakukan selama 60 menit menggunakan drum proses dengan RPM 12. Hasil pencucian menunjukkan defek iron stain pada kulit samak nabati mengalami penurunan sebesar 25,29% dari total luas kulit. Disimpulkan bahwa penggunaan asam oksalat sebagai washing agent tidak optimal untuk menghilangkan defek iron stain pada kulit samak nabati di CV Yogya Karya Andini.
Copyrights © 2021