Buletin Veteriner Udayana
Vol. 15 No. 5 October 2023

Kadar Albumin Serum Sapi Bali Pasca Transportasi di Rumah Potong Hewan Denpasar

Kadek Chindy Budiartami (Mahasiswa Sarjana Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234
)

Iwan Harjono Utama (Laboratorium Biokimia Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234)
I Nyoman Sulabda (Laboratorium Fisiologi, Farmakologi dan Farmasi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar albumin serum sapi bali pascatransportasi di Rumah Potong Hewan Pesanggaran Denpasar. Transportasi menyebabkan ternak menjadi stres. Faktor yang paling umum penyebab stres yaitu kepadatan ternak saat transportasi, jarak tempuh, penanganan yang buruk, dehidrasi dan suhu. Dalam proses transportasi, faktor kesrawan perlu dikendalikan agar sapi tetap dalam keadaan sehat dan nyaman. Diperlukan pengujian biokimia klinik darah untuik menilai kesejahteraan hewan selama transportasi. Uji biokimia pada penelitian ini untuk mengetahui kadar albumin serum sapi bali yang akan memberikan informasi berharga mengenai status nutrisi dan faktor lingkungan mempengaruhi kesehatan hewan. Pada penelitian ini menggunakan sapi bali jantan dengan umur 3 – 5 tahun sebanyak 20 ekor yang belum diistirahatkan di Rumah Potong Hewan Pesanggaran Denpasar. Darah diambil melalui vena jugularis sebanyak 3 ml menggunakan jarum venoject ukuran 21 G, kemudian darah di tampung ke dalam tabung vacutainer tanpa zat additive. Selanjutnya sampel dibawa ke Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bali untuk diperiksa kadar albumin pada sampel darah yang menggunakan mesin Photometer 5010V5+. Kadar albumin serum sapi bali yang diperiksa memiliki rata rata sebesar 4,6 ± 1,19 g/dL.

Copyrights © 2023