Telah dilakukan suatu pengkajian tentang Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong di Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui posisi usaha pada saat ini serta strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha ternak sapi potong. Metode pengkajian menggunakan metode survey. Hasil pengkajian dianalisis menggunakan metode analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha ini berada pada posisi kuadran satu dan strategi yang direkomendasikan berdasarkan analisis matriks QSPM adalah 1) mengoptimalkan penggunaan teknologi dan sumber daya peternakan untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi, 2) Membangun kemitraan dengan lembaga pemerintah dalam memperluas jaringan pasar, 3) membentuk sebuah koperasi ternak sebagai penyedia pinjaman modal dan jasa penjualan ternak sapi, 4) memanfaatkan sumber daya alam dan tenaga kerja secara maksimal untuk usaha ternak sapi, 5) memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan teknologi pengolahan pakan, 6) bekerjasama dengan pemerintah untuk memanfaatkan bantuan secara maksimal dan merata. A research has been conducted on the Beef Cattle Business Development Strategy In Wulanggitang District Flores Timur Regency. This study aims to determine the current position of the beef cattle business in Wulanggitang District, East Flores Regency, and find out the strategy of developing beef cattle in the future. The research method used is survey method. The analytical method used is the SWOT analysis. The results occured show that business is in quadrant one position and the recommended strategy based on QSPM analysis are 1) optimizing the use of livestock technology and resources to increase cattle productivity, 2) building partnerships with government agencies to expanding market, 3) forming a livestock cooperative as a provider of capital loans and cattle sales services, 4) utilizing natural resources and maximum manpower for the cattle business, 5) providing counseling on the use of feed processing technology, 6) cooperating with the government to make maximum and equitable use of assistance.
Copyrights © 2023