Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni
Vol 6, No 2 (2023): Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Interpretasi Putri Lindung Bulan dalam legenda Putri Tujuh Pada Karya Tari Tabiat Meghah

Nurma Rahayu (Institut Seni Indonesia Padangpanjang)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2023

Abstract

 Karya ini terinspirasi dari cerita turun temurun yang ada di Kota Dumai, Provinsi Riau. Cerita Putri Tujuh merupakan anak dari Ciksima yang memiliki warna selendang yang berbeda-beda, disetiap warna selendang yang berbeda memiliki simbol yang berbeda-beda, disetiap warna memiliki karakter kuat, gembira, lembut, keangkuhan, kehangatan, sedih, kedamaian. Pengkarya ingin mewujudkan keadaan bentuk sebuah karya tari yang memfokuskannyake perubahan perempuan pada saat ini. Karya ini ditampilkan di Auditorium Boestanul Arifin Adam Isi Padangpanjang karya ini memakai tari kelompok tujuh orang penari perempuan. Pengkarya menggunakan property kain dengan warna merah, kuning, merah jambu, ungu, orange, biru, putih dan setting. Rias yang digunakan ialah rias cantik panggung untuk penari perempuan sedangkan busana yang dipakai untuk penari ialah baju dengan warna yang berbeda-beda dan celana berwarna hitam, ikat pinggang, hiasan kepala. Pengkarya menggunakan tiga struktur garapan dalam karya Tabiat Meghah.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Bercadik

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni adalah publikasi ilmiah akses terbuka multidisiplin, yang diterbitkan oleh Program Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia Padangpanjang, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LPPMPP) ISI ...