Tulisan ini meletakkan fokus pada dimensi dialogalitas, persahabatan dan pluralisme agama di Indonesia. Dialogalitas menjadi jembatan yang baik untuk menyeberangi manusia menuju kesadaran baru akan pentingnya membangun persaudaraan yang sejati antara satu dengan yang lain. Cetusan dari persahabatan itu akan dibuktikan dalam situasi, relasi, dan cara hidup manusia sehari-hari. Daya pikat persahabatan kiranya juga diidentikkan sebagai obat penenang bagi segala perbedaan yang melekat dalam diri manusia, baik dari segi budaya, agama, ras, dan sebagainya. Negara Indonesia yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda, mesti memerankan persahabatan yang baik untuk merangkul segenap perbedaan yang ada dan tak terkecuali mengenai agama. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode kepustakaan dengan dielaborasi dari berbagai macam buku sumber. Terutama berkaitan dengan tema persahabatan dan pluralisme agama. Diinterpretasi secara spesifik dari buku “Relasionalitas.” Studi ini menemukan bahwa persahabatan adalah hal yang mutlak untuk terus digemakan di tengah arus perbedaan yang semakin kental. Disaat ada agama yang masih primitif, tidak mau berdialog atau membuka diri terhadap agama-agama lain, justru saat itulah kesempatan yang paling baik untuk menengok, berintrospeksi diri mengenai kepercayaan yang sedang dianut.
Copyrights © 2023