Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon
Vol 8, No 1 (2023): JUNI 2023

MENGINTEGRASIKAN KEARIFAN LOKAL PELA-GANDONG DALAM NILAI-NILAI KOMITMEN KEBANGSAAN

Rumlus, Amandus Natalio Rento (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2023

Abstract

 Negara Indonesia merupakan negara dengan banyak kebudayaan lokal, salah satu kebudayaan lokal yang ada yakni, budaya pela gandong masyarakat Maluku. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendalami kearifan lokal pela gandong sebagai kekayaan kultural masyarakat Maluku, dan mengintegrasikannya dengan komitmen kebangsaan. Penelitian ini juga bertujuan untuk memaknai kebudayaaan Maluku pela gandong sebagai pedoman hidup masyarakat Maluku yang bisa dijadikan sebagai suatau patokan atau prinsip dalam kerangka komitmen kebangsaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa pela gandong merupakan sebuah kekayaan kultural yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Maluku yang di dalamnya terkandung nilai persekutuan, kesetiakwanan sosial keseteraan dan damai. Nilai-nilai ini merupakan nilai-nilai penting dalam menjaga keutuhan kebangsaan. Budaya pela gandong dipercayai sebagai sebuah solusi dal menyelesaikan konflik dan masalah yang ada dalam hidup masyarakat Maluku. Budaya pela gandong merupakan prinsip kebudayaan lokal sebagai tanda perdamian dalam kehidupan masyarakat Maluku. Budaya pela gandong membuat masyarakat Maluku hidup dalam persatuan dan persaudaraan, dan menciptakan perdamaian dalam hidup masyarakat. Nilai-nilai dalam budaya pela gandong dapat di integrasikan ke dalam hidup masyarakat negara Indonesia dan menciptakan rasa tanggung jawab dan setia dalam diri mayarakat. [IR1]    [IR1]Terjelamhkan dalam bahasa Inggris

Copyrights © 2023