Data dalam penelitian ini dianalisis untuk memberikan jawaban apakah kondisi keuangan perusahaan menjadi pertimbangan auditor untuk menerbitkan Opini Audit Going Concern. Perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia digunakan sebagai populasi dan diperoleh 85 perusahaan yang sesuai kriteria dengan metode purposive sampling. Data tersebut dianalisis menggunakan regresi logistik dan menunjukkan hasil bahwa konsisi keuangan dilihat dari Leverage dan Likuiditas berpengaruh positif, konsisi keuangan dilihat dari Profitabilitas berpengaruh negatif, sedangkan kondisi keuangan yang dilihat dari Pertumbuhan Penjualan tidak menjadi sesuatu yang dapat berpengaruh bagi auditor untum memberikan opini yang menyatakan masalah Going Concern.
Copyrights © 2023