Stunting merupakan masalah yang dapat mengganggu perkembangan balita ASI eksklusif menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting karena zat gizi yang terkandung dalam ASI merupakan salah satu faktor penting yang menentukan masa tumbuh kembang anak. Penelitian ini tujuannya untuk mengetahui hubungan kejadian stunting pada batita umur 24-36 bulan berdasarkan riwayat pemberian ASI ekslusif dan variabel lainnya seperti, umur ibu, status Pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, penghasilan keluarga, Riwayat BBLR, jenis kelamin balita. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasioanal yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan responden menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus slovin, jumlah 141 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan microtoise/pita meteran, serta bantuan aplikasi Anthro WHO. Analisis data menggunakan Chi square dengan alternatif fisher exact test. Ada hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada anak batita dengan hubungan keeratan yang lemah. Ada hubungan riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak batita, dengan hubungan positif tetapi keeratan lemah. Variabel lain yang memiliki hubungan penghasilan keluarga dan riwayat BBLR. Keluarga dipersiapkan untuk dapat memberikan ASI ekslusif, pemantauan berat badan janin saat hamil dan manajemen keuangan keluarga untuk mencukupi kebutuhan gizi keluarga.
Copyrights © 2023