Rumah Sakit mengadakan rotasi kepala ruangan karena kurangnya SDM, akibatnya fungsi manajemen di ruanganĀ belum terlaksana optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang persepsi dan pengalaman kepala ruangan terhadap pelaksanaan rotasi kerja. Desain penelitian kualitatif menggunakan pendekatan interpretive descriptive, proses pengumpulan data dilakukan melalui focus group discussion (FGD). Partisipan dalam penelitian diambil secara purposive sampling, dan jumlahnya enam orang. Analisa data dilakukan dengan metode Thematic content analysis. Hasil penelitian menghasilkan lima tema yaitu ; 1) Persepsi kepala ruangan tentang pelaksanaan rotasi kerja adalah proses belajar yang menambah wawasan dan kemampuan tetapi tanpa perencanaan dan rutinitas, 2)Pelaksanaan rotasi merupakan penyegaran untuk kepala ruangan sehingga bisa lebih profesional dalam bekerja tetapi sering membuat cemas , pikiran tidak menentu, sedih, kecewa dan rasa tanggung jawab berkurang, 3) Kepala ruangan mendapat dukungan dari perawat pelaksana tetapi memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kegiatan dan perawat, 4) Dampak rotasi kerja adalah menambah pengalaman sehingga tertantang untuk melaksanakan tanggung jawab baru tetapi fungsi manajemen di ruangan lama tidak optimal, beban kerja bertambah dan stress meningkat dan 5) Harapan kepala ruangan tentang program rotasi adalah program rotasi terencana dan disosialisasikan untuk itu perawat ada yang duduk di manajemen. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa kegiatan rotasi sebaiknya disosialisakan dan dibuat kebijakan dan SOPnya agar tidak ada persepsi berbeda bagi pihak yang dirotasi.
Copyrights © 2023