Diare menjadi penyebab kematian terbesar kedua pada balita di dunia dengan jumlah kematian sekitar 525.000 setiap tahunnya. Salah satu penyebab utama diare adalah infeksi rotavirus. Pencegahan diare dengan vaksin sudah banyak dilakukan, tetapi belum semua anak mendapatkan vaksin rotavirus. Tujuan literatur review ini adalah menjelaskan potensi BACIRUS (Banana vaccine for rotavirus) yang merupakan edible vaccine berbasis protein VP4 dan VP7 pada tanaman transgenik pisang ambon (Musa acuminata) dalam pencegahan diare akibat rotavirus. Metode yang digunakan yaitu analisis dan sintesis dari beberapa referensi. Target dari BACIRUS adalah protein VP7 yang mampu merangsang respons imun protektif serta menginduksi antibodi pada manusia. Berdasarkan hasil uji klinik pada mencit, efikasi BACIRUS dapat memberikan respons imun mukosa yang lebih baik daripada responss humoral. Selain itu, BACIRUS dapat meningkatkan produksi TGF-b sebanyak dua hingga empat kali lipat, sitokin IL-2, dan IFN-g, serta memunculkan CTL dan Sel T CD8+ sebagai respons imun yang mampu melindungi dari rotavirus gastroenteritis dan memediasi pembersihan kronis infeksi rotavirus. Uji klinik menunjukkan efektivitas pada manusia, yakni 91% terdapat peningkatan kadar antibodi sebesar 4 kali lipat, dan 55% menunjukkan peningkatan kadar antibodi di intestinal sebesar 4 kali lipat. Selain itu, proses produksi BACIRUS membutuhkan biaya yang murah, bahan dasar mudah dikembangbiakkan, serta dapat dikonsumsi secara oral. Dengan demikian, BACIRUS berpotensi dalam pencegahan diare akibat rotavirus.
Copyrights © 2023