Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran hotspot yang terdapat di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara tahun 2020 dan 2021 sebagai penduga terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode survey dan wawancara. Data titik panas atau hotspot tahun 2020 dan 2021 dari pemantauan satelit NOAA berupa titik koordinat ditumpangsusunkan (overlay) ke peta melalui Software Arc Gis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah titik panas di Kabupaten Ketapang Tahun 2020-2021 adalah 7542 titik dengan sebaran titik panas terbanyak terdapat di Kecamatan Simpang hulu yaitu 1218 titik. Sebaran titik panas terjadi pada bulan Juli memuncak di bulan Agustus dan September dan mulai menurun di bulan Oktober hingga Desember. Sedangkan di Kabupaten Kayong Utara terdapat 277 titik hotspot pada tahun 2020-2021, dengan titik panas terbanyak di Kecamatan Simpang Hilir yaitu 110 titik. Kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di Kabupaten Kayong Utara terjadi pada bulan Februari dan Maret, dan menurun dari bulan September hingga Desember.
Copyrights © 2023