At-Tanwir Law Review
Vol 1, No 1 (2021): Februari 2021

HUKUM MENGHUJAT VERSUS UNJUK RASA

M. Gazali Rahman (IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jl. Sultan Amai, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo)
Sukrin Nurkamiden (IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jl. Sultan Amai, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2021

Abstract

Istilah unjuk rasa/demonstrasi dalam politik Islam memiliki banyak pengertian yaitu muzaharah, aksi unjuk rasa yang identik dengan kekerasan (anarkis) dan juga bisa dikatakan sebagai aksi mendukung sebagai bentuk dukungan terhadap individu maupun golongan. Istilah lainnya adalah masirah, merupakan kebalikan dari muzaharah tanpa berujung anarkisme.Keragaman, perbedaan pandangan, kesalahpahaman, dan setiap hal yang dapat memicu konflik di tengah umat dapat diminimalisir. Berpolitik memang menjadi hak setiap warga negara, Rasulullah saw. pun adalah sosok figur yang lengkap; Rasul, kepala rumah tangga, ulama, negarawan bahkan politikus. Namun dalam hal politik Nabi saw. senantiasa mengedepankan aspek etika dalam berpolitik. Era keterbukaan dan kebebasan berpendapat saat ini menjadi ruang terbuka bagi sebagian orang untuk menyuarakan ide dan gagasan yang tidak jarang bergeser kepada aksi menghujat, mencela, mencaci, mengumbar aib, atau menghina orang atau pihak lain di luar golongannya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

Atlarev

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

At-Tanwir Law Review (At-Tanwir Law Rev. - ATLAREV) is a peer-reviewed journal published by Faculty of Law, Universitas Muhammadiyah Gorontalo. ATLAREV published two times a year in June and December. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research ...