Plasenta Previa merupakan Kelainan selama masa kehamilan ditandai dengan adanya jaringan palsenta menutupi leher Rahim. Pada penelitian ini bertujuan mengetahui riwayat kuretase dan operasi sectio caesarea terjadinya Plasenta Previa. penelitian ini bersifat analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh ibu bersalin diruang kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih yaitu sebanyak 1778 orang. sampel penelitian dengan tehnik random sampling yaitu sebanyak 326 responden. Instrumen pada peneitian ini dalam bentuk checklist. penelitian analisa univariat didapatkan bahwa dari 326 responden sebanyak 123 responden (37,7%) yang mengalami plasenta previa dan 203 responden (62,3%) yang tidak mengalami plasenta previa. terdapat terdapat 80 responden (24,5%) yang memiliki riwayat kuretase dan 246 orang (75,5%) yang tidak memiliki riwayat kuretase. terdapat 64 responden (19,6%) mengalami operasi sectio caesarea dan 262 orang (80,4%) yang tidak mengalami operasi sectio caesarea. analisa bivariat diketahui dari 80 responden yang memiliki riwayat kuretase terdapat 62 orang (19%) mengalami plasenta previa dan dari 61 responden yang tidak memiliki riwayat kuretase terdapat 61 orang (18,7%) plasenta previa, dari 63 responden yang mengalami operasi sectio caesarea terdapat 47 orang (14,4%) plasenta previa dan dari 303 responden yang mengalami operasi sectio caesarea terdapat 76 orang (23,3%) mengalami Plasenta Previa, Simpulannya adanya hubungan riwayat kuretase terhadap plasenta previa dengan P-value 0,000 0,05, hubungan bermakna antara operasi sectio caesarea terhadap plasenta previa dengan P-value 0,000 0,05.
Copyrights © 2022