Banda Aceh sebagai ibukota provinsi Aceh memiliki pusat perdagangan yang representatif, dikenal sebagai Pasar Aceh yang terletak di Jalan Diponegoro. Terdapat jalur pedestrian bersisian dengan deretan pertokoan yang terkesan semrawut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengguna jalur pedestrian. Penelitian ini penting dilakukan karena pusat perdagangan saat ini bagian dari kegiatan rekreatif masyrakat kota, sehingga perlu memperhatikan kenyamanan pejalan kaki. Pendekatan penelitian berupa penelitian persepsi dengan metode kombinasi yaitu kuantitatif dan kualitatif untuk melihat kecenderungan. Variabel penelitian memiliki dua aspek yaitu aspek fisik yang meliputi dimensi jalur pedestrian, permukaan jalur pedestrian serta fasilitas pendukung dan aspek pengguna jalur pedestrian. Tingkat kenyamanan pengguna jalur pedestrian dihitung menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan banyak kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi jalur pedestrian sehingga ruang yang ada menjadi sempit. Kesimpulan penelitian bahwa ruang pedestrian harus diperlebar karena fungsi-fungsi tersebut sudah menjadi kebutuhan penting dari ruang tersebut. Rekomendasi desain jalur pedestrian dilebarkan 45% dari kondisi sebelumnya dengan memperbaiki ruang transisi antara jalur pedestrian dan jalur kendaraan.
Copyrights © 2019