Pendahuluan: Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun 2016 angka dismenore terjadi sebesar 64,25% yang dibagi menjadi dua yaitu dismenore primer sebesar 54,89% dan dismenore sekunder sebesar 9,36%. Biasanya gejala dismenore primer terjadi pada wanita usia produktif 1-5 tahun setelah mengalami haid pertama dan wanita yang belum pernah hamil. Kebanyakan perempuan di Indonesia yang mengalami dismenore tidak memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Data menunjukkan 90% perempuan Indonesia pernah mengalami dismenore. Prevalensi angka kejadian dismenore di Indonesia menurut Jurnal Occupational Environtmental yaitu dismenore primer (54,98 %) dan dismenore sekunder (9,36% ). .Hal yang mampu menggambarkan perilaku untuk mendorong masyarakan dalam upaya pencegahan adalah pengetahuan, sikap dan tindakan tokoh masyarakat atau pemerintah. Pondok pesantren Al-Qur’an Harsallakum memiliki 432 siswi yang berusia remaja. Data dari UKS menunjukkan rata-rata 5 siswi datang ke UKS dengan keluhan nyeri saat menstruasi yang mengganggu konsentrasi mereka mengikuti pembelajaran di sekolah dan asrama setiap bulannya. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang akupresur dengan kejadian dismenore. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 siswi dari seluruh total populasi. Hasil dan Pembahasan: Terdapat 54 (84,3%) dari siswa yang mengalami dismenore memiliki pengetahuan yang kurang tentang akupresur, sedangkan 12 (80%) dari siswa yang tidak mengalami dismenore memiliki pengetahuan yang cukup. Setelah dilakukan analisis chi-square Test dengan Likelihood Ratio hubungan pengetahuan remaja putri tentang akupresur dengan kejadian dismenore diperoleh nilai signifikansi (p value) 0,000 atau lebih kecil dari (alpha) = 0,05 yang menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang akupresur dengan kejadian dismenore di Pondok Pesantren Al-Qur’an Harsallakum Kota Bengkulu. Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang akupresur dengan kejadian dismenore di Pondok Pesantren Al-Qur’an Harsallakum Kota Bengkulu.
Copyrights © 2023