Pembangunan karakter bangsa yang menjadi program pemerintah pusat telah menjadi instrument penting bagi pelaku pembangunan negara untuk dapat menciptakan masyarakat dan struktur masyarakat yang berbasis pada karakter yang dibangun. Tetapi dalam berbagai konteks yang ada, nampaknya fenomena pembangunan karakter yang sesuai dengan budaya dan karakter bangsa yang ada cukup dimamik dan cenderung tidak dapat diprediksi hasil dan harapannya.Tesis yang menyatakan bahwa berdasarkan karakter bangsa yang adaptable dengan kondisi lingkungan masyarakat akan dapat menciptakan efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang lebih positif masih dapat diketengahkan untuk dapat dianalisis lebihy lanjut. Pemuda dan pelajar serta komponen pendidikan yang lain menjadi target utama dimana mereka telah menjadi instrument paling penting untuk didorong dan difasilitasi untuk menciptakan proses terjadinya pembentukan dan implementasi karakter bangsa yang diinginkan.Namun dalam berbagai ranah analisis, seperti dalam analisis kebijakan publik dan pembagunan, persoalan pembangunan karakter memerlukan perencanaan dan intervensi yang cukup serius. Gejala ketidakpedulian dan tidak adanya konsentrasi yang cukup memadai terhadap bidang ini menjadi salah satu kendala struktural dikalangan masyarakat dan pelaku terhadap makna dan aplikasi pendekatan karakter bangsa yang lebih relevan dan adaptif.Tulisan ini hendak menganalisis disekitar permasalahan mengapa relative sulit untuk diimplementasikan program pengendalian dan pembinaan karakter masyarakat saat ini ketimbang masyarakat sebelumnya. Agar dapat ditemukan lebih lanjut solusi yang lebih efektif untuk mencapai sasaran peningkatan kualitas intelegensi dan spiritual anak-anak mencapai cita-cita mereka.
Copyrights © 2012