Keterampilan berbicara siswa saat ini cenderung berada pada kategori rendah. Hal itu disebabkan karena kurangnya penerapan model pembelajaran yang dapat mendorong siswa berani berbicara. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media mystery box terhadap keterampilan berbicara siswa SD. Kebaruan media mistery box dalam model pembelajaran talking stick diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa SD. Penelitian ini berjenis kuantitatif, desain quasi experiment, dan bentuk desain rancangan penelitiannya non-equivalent control group design. Populasi penelitian 194 siswa SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara dengan sampel 62 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan teknik penilaian unjuk kerja. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 3,224 dan ttabel 2,000. Artinya, nilai thitung (3,224) lebih besar dibandingkan ttabel (2,000), sehingga H0 ditolak. Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbantuan media mystery box berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini yaitu model pembelajaran talking stick berbantuan media mystery box sebagai alternatif untuk mengkreasikan pembelajaran inovatif sebagai upaya meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Copyrights © 2023