Dalam Alquran menerangkan bahwa Allah memberikan derajat yang tinggi kepada manusia yaitu sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi ini, yang bertujuan untuk mengarahkan manusia ke jalan yang di ridhoi Allah Swt. Maka dari itu ada empat sifat Rasulullah dalam memimpin yaitu siddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Sedangkan budaya berasal dari akal budi manusia dan ciri kebudayaan dalam islam harus berlandaskan dari alquran dan hadist serta adanya keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Adapun lembaga dakwah merupakan intitusi yang bergerak dalam bidang keislaman, dan dakwahnya bertujuan sebagai wadah yang mengajak ummat manusia untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan dan budaya lembaga dakwah dalam perspektif al-qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif dalam penelitiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin harus memiliki dua kata kunci yang pertama harus bisa mempengaruhi atasan maupun bawahan agar terciptanya hubungan yang erat. Kedua harus bisa memberikan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan pemimpin harus menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dengan memiliki sifat-sifat yang ditanamkan Rasulullah. Kemudian dari sebuah kebiasaan akan terciptanya suatu budaya dan lembaga dakwah juga bersifat dinamis (berubah) ataupun situasional. Pola perilaku juga dipengaruhi oleh lingkungan internal dan eksternal.
Copyrights © 2023