Artikel ini membahas salah satu aspek penamaan institusi politik, yaitu aspek makna kolektivitas yang dikandungnya. Sumber utama penelitian ini adalah ensiklopedia berbahasa Arab dengan judul Mausu’ah as-Siyasah karya ‘Abdul-Wahhab al-Kayyaliy. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian. Data dikumpulkan secara kualitatif dalam kartu data dan dianalisis dengan menggunakan referensi berbahasa Arab dengan prinsip analisis komponen makna. Hasil penelitian ini memperlihatkan penamaan institusi politik di kalangan bangsa Arab berakar pada pola makna kolektivitas dengan lima makna dasar, yaitu himpunan, forum, aktivitas, personal, dan analogi. Sebagai contoh adalah kata majlis ‘majelis’ dan harakah ‘gerakan’. Meskipun keduanya memiliki makna dasar forum dan aktivtas, tetapi dalam penggunaannya merujuk pada makna kolektivitas politik sebagaimana hizb ‘partai’. Penggunaan nama-nama tersebut menegaskan pemahaman semangat komunal dalam kehidupan bangsa Arab sehari-hari.
Copyrights © 2023