Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 6 No 2 (2022)

SOSIALISASI PENGELOLAAN BANK SAMPAH SERTA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN SUNGAI NANGKA BALIKPAPAN

Amalia Rizqi Utami (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Risty Jayanti Yuniar (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Kharis Sugiarto (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Nelson Rombe (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
M. Firdaus (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Muhammad Hisyam Muzaki (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Saini Saini (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)
Selawati Limbong (Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2022

Abstract

Pada masa pandemi ini kebersihan lingkungan perlu dijaga guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dan penyakit lainnya. Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bagi seluruh aspek yang ada di masyarakat. Di Kelurahan Sungai Nangka RT.10, penanganan sampah masih kurang optimal sehingga memberikan dampak buruk terhadap kondisi lingkungan dan memunculkan berbagai permasalahan lingkungan. Untuk menindaklanjuti permasalahan sampah ini diperlukan adanya komitmen bersama masyarakat dalam keikutsertaannya untuk dapat mengelola sampah sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mengurangi permasalahan lingkungan. Salah satu inovasi dalam menangani kasus ini yaitu melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya yaitu dapat dimulai dari penggunaan bank sampah. Bank sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat. Selain dari permasalahan sampah, masa pandemi juga berdampak terhadap pendidikan anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka. Saat ini kegiatan pendidikan formal dilakukan secara daring dan anak-anak sekolah diharuskan belajar dari rumah. Hal tersebut membuat anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar karena kurang dapat mengikuti materi yang disampaikan secara daring. Kendala kesulitan belajar dapat menimbulkan adanya penurunan prestasi anak. Anak-anak yang mengalami masalah dengan belajar biasanya dapat dilihat dari beberapa faktor, yaitu prestasi yang dicapai oleh kelompok kelas terbilang rendah, hasil capaian tidak seimbang dengan usaha yang dilakukan dan terlambat dalam mengerjakan tugas belajar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penanganan masalah lingkungan, pendidikan pada anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka RT.10. Kata kunci: bank sampah, pendidikan, sosialisasi, sosial ABSTRACT During this pandemic, environmental hygiene needs to be maintained to prevent the spread of the Covid-19 virus and other diseases. Environmental cleanliness must be a concern for all aspects of the community. In Sungai Nangka Village, RT.10, waste management is still not optimal so it has a negative impact on environmental conditions and raises various environmental problems. To follow up on this waste problem, it is necessary to have a commitment with the community in their participation to be able to manage waste so that it can be something useful and reduce environmental problems. One of the innovations in dealing with this case is through managing waste starting from the source, which can be started from the waste bank. The waste bank itself is a place for sorting and collecting waste that can be recycled and reused so that it has beneficial economic value. Apart from the waste problem, the pandemic also has an impact on the education of children in Sungai Nangka Village. Currently, formal education activities are conducted online and school children are required to study from home. This makes it difficult for children to learn because they are unable to follow the material presented online. Learning difficulties can lead to a decrease in children's achievement. Children who have problems with learning can usually be seen from several factors, namely the achievement achieved by the class group is relatively low, the results are not balanced with the effort made, and are late in doing learning assignments. The implementation of this community service activity is expected to increase public understanding of handling environmental problems, and education for children in Sungai Nangka Village, RT.10. Keywords: waste bank, education, socialization, social

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

logista

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, ...