E-Jurnal Medika Udayana
Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana

TINGKAT KEPARAHAN GEJALA AWAL DAN USIA ADALAH PREDIKTOR LUARAN BURUK BELL’S PALSY PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI FISIK DAN REHABILITASI MEDIS

Wiadi, I Nengah (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2023

Abstract

Bell’s palsy merupakan penyakit yang ditandai dengan parese cranial nerve (CN) VII perifer yang bersifat idiopatik. Terapi fisik merupakan salah satu modalitas terapi non farmakologi yang terbukti efektif. Degenerasi akibat penuaan dan keparahan gejala awal merupakan prediktor luaran penyakit buruk ini. Penelitian merupakan penelitian analisis observasional untuk mengetahui usia dan tingkat keparahan gejala terhadap luaran. Luaran diukur berdasarkan tingkat remisi yaitu House Brackmann (HB) grade I. Analisis terukur dengan metode Analysis survival (Kaplan-Meier) dengan SPSS IBM 22. Sebanyak 42 subyek dianalisis pada penelitian ini. Rerata usia adalah 41,5 ± 17,6 tahun dan sebanyak 54,8% adalah pria. Rerata mulai kunjungan terapi fisik dan rehabilitasi adalah 13 ± 15,6 hari. Frekuensi terapi adalah 13,7 ± 10,8 kali. Analisis survival menunjukan Bell’s Palsy HB grade IV-VI memiliki luaran yang lebih buruk (p=0,003). Demikian juga usia >42 tahun merupakan faktor prediktor luaran buruk Bell’s Palsy (p=0,028). Dengan demikian disimpulkan bahwa gejala awal yang lebih berat dan usia yang lebih tua merupakan prediktor buruk luaran Bell’s Palsy.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...