Kemiskinan dan penderitaan tidak dapat dilepas pisahkan satu dengan yang lain, karena kemiskinan dapat menyebabkan penderitaan bagi individu juga masyarakat. Salah satu daerah yang mengalami kemiskinan dan penderitaan adalah Desa Kariu. Kemiskinan dan penderitaan yang dialami adalah hasil dari konflik yang terjadi. Alhasil, mereka sangat kekurangan bahan sandang dan pangan. Maka tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana harapan masyarakat Kariu yang hidup dalam kemiskinan dan penderitaan pasca konflik dengan perspektif Teologi PB, dan melihat bagaimana peran pemerintah, Gereja untuk melihat hal ini.
Copyrights © 2023